-->

Notification

×

Sebanyak 614 tenaga Guru PPPK fungsional guru di wilayah kerja Kota Pekanbaru Terima SK

| Agustus 01, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-02T00:55:38Z


PEKANBARU - Sebayak 614 Guru yang baru saja menerima SK PPPK fungsional guru di wilayah kerja Kota Pekanbaru formasi 2022, yang diserahkan lansung oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar Selasa (1/8/2023) di SMA Negeri 2 Pekanbaru.


"Mengapa kami memberikan sekolah gratis, mempersiapkan dana bos, hal ini agar bapak dan ibu Guru tidak perlu memikirkan lagi tetapi fokus saja untuk meningkatkan kualitas anak didik kita,


Sesuai dengan inovasi yang dibuat oleh kepala sekolah yang juga didukung oleh semua guru. Jika ini dijadikan pedoman, maka bersiaplah Riau ini akan mampu bersaing dengan anak anak di seluruh Indonesia," jelasnya.


Kondisi saat ini, anak-anak di Riau tidak kalah dalam segi prestasi dengan anak daerah lain. Ia berujar, anak-anak Riau juga banyak yang meraih prestasi di olimpiade nasional maupun internasional.


"Hal ini berkat kerja keras bapak/ibu. Namun, tidak cukup dengan sekian anak saja, kalau bisa persentasenya lebih banyak dan merata di setiap sekolah," kata dia.


Oleh karena itu, Gubri berpesan kepada 614 Guru yang baru saja menerima SK PPPK, untuk tidak segan-segan bertanya kepada guru mengajar di sekolah favorit yang ada di Riau, terkait inovasi dan metode yang digunakan dalam proses mengajar.


"SMA terbaik di Riau ini, SMA 8 Pekanbaru, SMA plus, SMA 1 Pekanbaru, dan SMA Dharma Yuda. Maka saya minta, para guru lainnya tak perlu gengsi untuk bertanya kepada guru di sana, bertanya bagaimana metode yg mereka gunakan agar murid itu cepat menangkap pelajaran, jadi jangan kita gengsi untuk kemajuan negeri ini bapak/ibu," ujarnya.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, 56 persen penduduk Riau diisi oleh usia muda, angka tersebut tiap tahunnya akan mengalami peningkatan. Usia muda, kata Gubri, adalah usia yang produktif, dan harus diperhatikan pendidikannya demi masa depan bangsa.


"Kalau kita biarkan, tidak perduli dengan pendidikannya, maka akan tidak jelas masa depannya, dan itu bahaya bagi negara ini. Karena itulah sekolah ini yang paling diutamakan agar bapak/ibu mempersiapkan generasi emas, mereka inilah nantinya yang akan memimpin daerah, memimpin negara dimasa yang akan datang," tandasnya,(mcr)


Red

Berita Ekonomi