-->

Notification

×

3 Bangunan Kios Hangus Terbakar Dalam Peristiwa kebakaran di Jalan Kuau Sukajadi Pekanbaru

| Mei 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T16:21:36Z
PEKANBARU - Kobaran Api menghanguskan bangunan terjadi Sekitar pukul 00.22 WIB  Sabtu (2/5/2026) dini hari di jalan Jalan Kuau, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, terbakar pada Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, 

Diketahui peristiwa kebakaran itu 6 bangunan yang menjadi sasaran api. Tiga diantaran nya kios berukuran 15 x 5 hangus dilahap api, dan tiga merupakan bangunan ruko permanen, 

Diketahui Kios yang terbakar digunakan untuk usaha sarapan pagi milik Imron Nofi, pangkas rambut yang disewa Andri, serta usaha goreng pisang milik Dido. Sedangkan satu unit kios dalam kondisi kosong.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan dalam peristiwa itu tiga kios hangus sedangkan tiga kios yang bertaut di sebelahnya berhasil diselamatkan tim damkar. 

Zarman mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 00.22 WIB dari seorang warga bernama Yusuf. Tak lama berselang, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman, melokalisir area yang terbakar agar api tidak merambat, serta melakukan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan,” ujar Zarman.

Ia menjelaskan, armada pemadam berangkat dari pos pada pukul 00.25 WIB dan tiba di lokasi empat menit kemudian, tepatnya pukul 00.29 WIB. 

Dalam operasi tersebut, Damkar Pekanbaru mengerahkan peleton BRAMA dari Pos 13 dan Pos 13.01, dengan dukungan enam unit mobil pemadam dan rescue.

"Meski api sempat membesar, petugas berhasil mencegah kobaran api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kios di bagian belakang dan rumah warga yang berada di sisi kanan lokasi kejadian dinyatakan aman dari dampak kebakaran," kata Zarman.

Zarman memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang."*(Rl)

Berita Ekonomi