-->

Notification

×

Polemik pembangunan Rumah Sakit Umum Kandis .PU & Pemborong saling Contek laporan

| Januari 03, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-01-04T07:15:04Z
Realitafakta.com
Kandis -Siak 04.01.2022
Di kecamatan kandis viral mengenai bangunan miliaran rupiah yang tak kunjung rampung. Tepatnya di jalan raya km 77 kelurahan telaga sam sam kecamatan Kandis Kab.Siak tepatnya di samping kantor camar Kandis kab.Siak Beberapa media lokal dan puluhan media nasional beberapa kali menyoroti bangunam tersebut bentuk sosial kontrol baik masyarakat,pemerintah dan pihak pengembang(pemborong red)

Dari awal kita sudah mengawasi bangunan tersebut dari o% sampai 60% (saat ini red). Baik pemasangan besi tiang,besi pendasi kita dokumentasikan apakah itu salah atau benar (sesuai bestek red) hanya inspektorat yang tahu.dari kasat mata saja sudah terlihat sebagian besar sebagian kecil besi pondasi dan tiang. 
dari awal aja sudah ada keganjilan misal:
1.Pekerja diluar orang kandis(orang kandis tdk ada yang bekerja bangunan tersebut)
2. pekerja 100% tidak make sefty
3. Bahan material belanja di luar kandis/Siak(material dari duri dan pekan baru)
4. Pengawas keamana  dari rw kel telaga sam sam (pak asan)

saat kita kompirmasi kepada PU kab.Siak (bapak ijal red) jawabanya simpang siur tidak karuan(tidak fokus pada titik pertanyaan) tapi awak media ini melihat pak izal sama pengawas pemborong bekerja satu meja lain laptop di samping bangunan tersebut pengawas pemborong sudah beruban dsn bejenggot.sekali kali bertanya/konsultasi dengan pak izal.
Saat awak media menanyakan nama pengawas pemborong tersebut enggan memberitahukan namanya kepada awak media



saat awak berbincang bincang dengan kaca spion bemborong(mata mata pemborong red) yaitu pak datuk pegawai honor kantor camat kandis mengatakan kepada awak media bahwa dari 0% sampai saat ini Alung/pemenang tender tidak mau nenerima uang tender sebelum selesai(serah kunci red)

Awak media nenghubungi Alung di no 0823867580XX
Membenarkan belum ada menerima 1 rupiah-pun dari proyek tersebut. Tunggu sampai proyek ini rampung tutur Alung.

Saat awak media berbincang  dengan pak camat Kandis (Said Irwan.SE) menuturkan tidak tahu sama sekali dgn pemborong/pemenang tender.baru hari ini (kamis 30.11.1022) pemborong datang kesini (kantor) meminta tanda tangan karna proyek sudah selesai(proyek puskesmas senilai.1.7 m) baru saya tahu orangnya dan yang proyek RSUD Kandis sebesar 7.7 m sampai saai ini kita tidak tahu orangnya.

Saat awak media ini meminta pendapat dari salah seorang tokoh masyarakat Kandis.mr.Irianto.Ketaren.Sh menuturkan kepada awak media
Supaya pihak inspektorat turun mengecek yang di laporkan masyarakat  dengan membawa alat setidak  tidaknya hammertest.
Apakah pak wartawan bertanggung jawab besi yang di pasang ada yang besar dan ada yang kecil ?
Awak media menjawab pertanyaan pak Irianto.k.Sh "saya siap menunjukan daerah mana aja besi yang besar dicampur dengan besi kecil, bila inspektorat bilang salah "

Liputan wartawan : Agus
Editor:anto

Berita Ekonomi