-->

Notification

×

Disdik Riau Himbau Sekolah Tidak Adakan Perpisahan Dengan Mewah, Cukup Di Lingkungan Sekolah

| April 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T10:08:05Z
RIAU - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya, mengimbau seluruh SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) untuk tidak menggelar kegiatan perpisahan siswa secara mewah di hotel.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan melindungi orang tua dari beban biaya tambahan yang dinilai cukup besar.

“Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kita juga mendorong efisiensi. Perpisahan tidak dilarang, tetapi sebaiknya dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah,” ujar Erisman di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, pihaknya selama ini menerima berbagai keluhan dari orang tua terkait iuran perpisahan yang dianggap memberatkan, terutama jika kegiatan dilaksanakan di hotel dengan berbagai kebutuhan tambahan.

Ia menilai, pelaksanaan perpisahan di lingkungan sekolah justru memiliki nilai emosional yang lebih kuat serta mempererat kebersamaan antar siswa.

Erisman mencontohkan pelaksanaan perpisahan di salah satu SMA Plus di Riau yang digelar di halaman sekolah dengan suasana yang tetap khidmat dan tertib.

“Perpisahan di sekolah tetap bisa berlangsung baik dan sakral. Ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan perpisahan di hotel umumnya membutuhkan biaya besar, mulai dari sewa tempat, konsumsi, hingga dekorasi, yang pada akhirnya dibebankan kepada orang tua.

“Banyak orang tua sebenarnya merasa keberatan, tetapi tidak menyampaikan secara terbuka,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan Riau menilai bahwa perpisahan tidak harus identik dengan kemewahan. Konsep sederhana di lingkungan sekolah justru dapat membentuk karakter siswa agar tidak terbiasa dengan gaya hidup berlebihan.

Erisman berharap seluruh kepala sekolah, komite sekolah, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dapat mendukung kebijakan tersebut.

“Jangan sampai kegiatan perpisahan justru menjadi beban bagi orang tua siswa,” tegasnya."*(Red)