-->

Notification

×

Bupati Bengkalis Kasmarni Tinjau Khitan Massal dan pendetribusian Zakat guru ngaji Di Kec.Tualang Muandau

| Februari 07, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-07T12:39:09Z


TALANG MUANDAU - Bupati Bengkalis Kasmarni Usia membua Musrembang kecamatan tualang muandau. Lansung meninjau Khitan Massal Anak-anak Dhu’afa dan Pendistribusian Zakat Untuk Guru Ngaji Se-Kecamatan Talang Muandau, Senin (7/2/2022) yang bertempat di Halaman Kantor Camat Talang Muandau, diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Bengkalis 


Kegiatan Khitan Massal Anak-anak Dhu’afa dan Pendistribusian Zakat Untuk Guru Ngaji oleh BAZNAS kabupaten bengkalis berjumlah 40 orang anak dan 120 Guru Ngaji.Se-Kecamatan Talang Muandau 


Bupati Bengkalis Kasmarni dalam Sambutan nya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Baznas hari ini, sangat membantu masyarakat, khususnya dalam meringankan beban anak-anak Dhu’afa di Kecamatan Talang Muandau ini untuk mendapatkan pelayanan khitan. 


Begitu juga dengan kegiatan pendistribusian zakat bagi para guru ngaji, tentunya kegiatan ini sangat membantu sekali dalam memenuhi kebutuhan hidup para guru ngaji kita.


Lanjutnya Kasmarni mengatakan,Para guru mengaji ini memang wajib dan pantas untuk kita bantu, karena memang harus kita sadari, bahwa banyak guru ngaji yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. Karena kesejahteraan guru ngaji tidaklah sebanding dengan perjuangan yang mereka lakukan untuk menciptakan generasi Qur’ani.


Untuk Para guru mengaji agar memiliki kesejateran yang lebih baik. Bupati Bengkalis Kasmari.Mengintruksikan kepada camat dan dinas tekhnis seperti PMD, ingatkan para Kepala Desa dan BPD kita, agar masukan dalam APBDesanya,


"Agar para guru ngaji kita di desa-desa memiliki kesejahteraan yang lebih layak dan baik, agar mapan dan sebanding dengan perjuangan mereka, saya minta kepada camat dan dinas tekhnis seperti PMD, ingatkan para Kepala Desa dan BPD kita, agar dalam APBDesa nya, bisa dianggarkan dana kesejahteraan bagi guru ngaji kita ini, tidak hanya di Kecamatan Talang Muandau tapi berlaku untuk seluruh desa dalam wilayah Kabupaten Bengkalis," ujar Kasmarni.


Selanjutnya Kasmarni berharap kepada Baznas, kegiatan seperti ini hendaknya dapat terus berlanjut, sehingga zakat benar-benar dapat menjadi pendongkrak ekonomi serta penopang kehidupan masyarakat. Karena zakat, merupakan salah satu ciri ekonomi Islam yang fungsinya dapat mensejahterakan masyarakat serta dapat membantu pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah."***

Rls