PINGGIR - Bertempat di halaman kantor camat pinggir Bupati Bengkalis Kasmarni S.Sos MMP Hadiri dan sekaligus membuka secara resmi pergelaran Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XXl tingkat Kecamatan Pinggir, Jumat 31 Oktober 2025, turut didampingi wakil bupati Bagus Santoso,
Pembiakan MTQ tingkat Ke-XXl tingkat kecamatan pinggir tahun 2025 ditandai penekanan tombol sirine oleh Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil Bupati H. Bagus Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Ketua M. Arsya Fadilah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis dan Ketua DWP Bengkalis, Camat Pinggir, Ketua LPTQ Kecamatan Pinggir dan para Forkopincam Kecamatan Pinggir.
Sementara itu Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutan nya mengatakan, melalui MTQ ini, tidak hanya melahirkan qari dan qari’ah unggulan, akan tetapi, momentum ini hendaknya, dapat pula kita jadikan sebagai sarana untuk membumikan nilai-nilai luhur dan ajaran Alqur’an, dalam perilaku, pemikiran dan interaksi sehari-hari masyarakat, baik di ranah spiritual maupun dalam kehidupan sosial.
Lebih lanjut mantan Camat Pinggir ini mengatakan, membumikan Al-Qur'an secara sempurna dalam realitas kehidupan masyarakat, dibutuhkan komitmen, kesabaran, ketekunan, dan niat yang kuat dari semua pihak, terutama perlunya sinergi para guru, ustadz, ustadzah, orang tua, keluarga dan pemimpin agama, untuk mengenalkan nilai-nilai qur'an kepada masyarakat dan generasi muda.
Jadi, jika seluruh elemen masyarakat Kecamatan Pinggir, baik tua maupun muda, dapat mengamalkan seluruh nilai serta ajaran Al-Qur'an dengan baik di setiap aktifitas kehidupannya, maka akan terbangun masyarakat yang jujur, harmonis, toleran, saling tolong menolong, sabar, disiplin dan ukhuwah, sehingga dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera serta Unggul di Indonesia,"ujar Kasmarni.
"Untuk itu kami mengajak, mari kita jadikan al-qur'an sebagai panduan utama, sekaligus sebagai inspirasi dan kekuatan transformasi spiritual, untuk kita dapat membangun kehidupan yang lebih berkualitas dan bermakna, yang tentunya sejalan dengan tujuan penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi,"pungkasnya.
Sehingga kita dapat membangun masyarakat serta generasi yang berkualitas serta unggul, tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga tangguh secara spiritual dan moral.ujarnya,
