-->

Notification

×

1 Penumpang Meninggal Ditempat.13 mengalami luka-luka Pasca Satu Unit Bus PT RAPI dan Mobil Colt diesel terlimat laka Di jalan lintas Pinggir Pakanbaru.

| Desember 14, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-12-14T10:20:38Z
PINGGIR - Laka lantas di jalan lintas Sumatra tepatnya lintasan duri Pekanbaru Dikawasan Kelurahan balai raja KM 121 kecamatan pinggir kembali terjadi Selasa (14/12/2021) 

Kali ini laka lantas itu melibatkan satu Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PT RAPI jenis Mercedes benz BK 7932 LC terlibat insiden dengan satu unit Mobil Colt diesel merk Mitsubishi BK 9364 EP.pukul 02.00 WIB dini hari.

Akibat peristiwa kecelakan itu satu penumpang meninggal dunia Ditempat dan sementara 13 penumpang mangalami luka-luka. Sementara itu Kedua kendaraan mengalami kerusakan yang cukup parah.


"Kedua kendaraan mengalami kerusakan. Bus dan Colt Diesel Mitsubishi dan Pengemudi colt diesel juga mengalami luka yang cukup parah,Kata Kasat Lantas Polres Bengkalis melalui Kanit Laka Lantas, IPDA Yopi Ferdian SH M.Si menjelaskan Selasa (14/12/2021) saat di kompirmasi awak media


Diungkapkan oleh Yopi mengatakan Kronologisnya bahwa semula mobil bus BK 7932 LC tersebut datang dari arah Pekanbaru menuju arah Duri, Kabupaten Bengkalis.

Lalu sesampainya di TKP, pada saat yang bersamaan datang dari arah berlawanan mobil colt diesel merk Mitsubishi BK 9364 EP dengan kecepatan tinggi.

Menurut Yopi, dikarenakan jarak yang sudah dekat maka terjadilah laka lantas tersebut. 

"Akibat dari kejadian tersebut pengemudi Mobil Colt Diesel merk Mitsubishi BK 9364 EP mengalami luka berat dan satu wanita penumpang Mobil Bus BK 7932 LC mengalami meninggal dunia di TKP dan lainnya mengalami luka-luka," ungkapnya.

Tak lama pasca kejadian tersebut, petugas kepolisian turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Penyebabnya, saat ini masih didalami oleh pihak kepolisian Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis.

"Kami masih mendalami dan memeriksa saksi saksi terkait laka lantas tersebut, perkembangan akan kami laporkan kembali," pungkasnya.

Rls

Berita Ekonomi